Bokap sangat bernafsu melumat siti di Lapangan Merdeka Sungai Penuh, tak tanggung-tanggung Penjabat Walikota Sungai Penuh, menganggap pergulatan ini sebagai suatu sarana dalam menggemakan Kota Sungai Penuh menjadi lebih dikenal masyarakat luar serta antara bokap dan siti merupakan sebuah keakraban dan keharmonisan yang dapat berjalan seiring.
Peristiwa itu terjadi setelah Walikota Sungai Drs. Hasvia, M.Tp membuka secara resmi Turnamen Sepakbola Usia diatas 40 Tahun yang dilaksankan pada hari Sabtu tanggal 24 Oktober 2009 bertempat di Lapangan Merdeka Sungai Penuh dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Sungai Penuh yang Pertama .
Pada kesempatan itu, Walikota mengatakan bahwa mengingat generasi tua lebih banyak dari pada generasi muda di wilayah kota Sungai Penuh yang mungkin disebabkan keberhasilan Keluarga Berencana yang selama ini telah diterapkan, maka pada peringatan Ulang Tahun kali ini kita akan melaksanakan Turnamen Sepakbola Khusus bagi generasi tua berusia lebih dari 40 Tahun.
Sebelumnya Ketua Panitia Pelaksanan Turnamen Julius Janid melaporkan bahwa peserta adalah berasal dari Kecamatan yang ada dalam wilayah Kota Sungai Penuh yaitu antara lain, Kecamatan Sungai Penuh, Kumun Debai, Tanah Kampung, Hamparan Rawang dan Pesisir Bukit.
Setelah acara pembukaan dilakukan pertandingan persahabatan antara Pemerintah Kota Sungai Penuh (Siti) dan Pemerintah Kabupaten Kerinci (Bokap). Pada pertandingan tersebut walikota melakkukan tendangan pertama dan langsung ikut bermain di Klub Siti bersama Asisten II Fitra Helmi, Kadis Perhubungan Chandra Purnama, Kepala Bappeda Amrizal Manan, Kadis Sosdukcapil Asri Ketua Koni Kota Ferry Siswadi dan pejabat kota lainnya, Sedangkan Bokap dipimpin oleh Kadis Pora Hartono dan Kabag Administrasi Pembangunan Sabrun.
Pada Babak pertama pertandingan dimenangkan oleh Bokap hasil tendangan langsung Juliadi dari luar Kotak Pinalti stelah mendapat umpan dari Naprizal, memang pada babak pertama Bokap mendominasi pertandingan hal terlihat dari serangan demi serangan terus berlangsung, bahkan Sabrun emndapatkan 4 kali kesempatan emas namun karena kondisi lapangan yang tidak mendukung kesempatan itu terbuang begitu saja.
Melihat kondisi ini, Siti mengganti beberapa pemainnya dan memasukkan pemain yang masih muda dan punya potensi seperti Jonfitman, Gope, Ade Utama, sehingga permainan menjadi berimbang, dan babak pertama berakhir 1 – 0 untuk bokap.
Pada babak kedua, kota mulai memasang strategi dengan memasukkan pemain muda dan tangguh lainnya seperti Yosrizal dan Hamdani, sedangkan bokap memasukkan Asril dan Iskandar , permainan menjadi lebih berimbang, serangan dilakukan kedua klub secara bergantian. Pada menit ke 55 Sabrun hampir saja menambah keunggulan tim bokap kalau tidak tendangannya yang keras menyentuh mistar dan kembali ke tengah lapangan.
Akhirnya Kota Sungai Penuh berhasil menyamakan kedudukan 1 – 1 pada menit ke 65 melalui Gope setelah mendapatkan umpat dari Yosrizal, dan hasil ini bertahan hingga wasit Surya Dharma membunyiak peluit panjang sebagai tanda berakhirnya pertandingan. (Anta_lun)
Komentar Terakhir